Sabua Bambu

Desember 14, 2006

Hungayono Camp (2)

Diarsipkan di bawah: TNBNW — dannyrogi @ 11:40 am


Ini foto camp baru kami di Hungayono. Camp kami yang lama (di foto sebelumnya) udah ngga layak huni. Maklum sudah 3 tahun. Camp yang baru ini selesai dibangun bulan september 2006 yang lalu. Tidak sampai satu bulan proses pembuatannya. Dari camp ini lah kami merancang strategi bagaimana upaya-upaya yang dilakukan untuk menyelamatkan Maleo.

Hungayono Camp (1)

Diarsipkan di bawah: TNBNW — dannyrogi @ 8:06 am


Ini salah satu camp yang digunakan untuk program konservasi Maleo. Maleo adalah burung endemik Sulawesi, artinya secara alamiah hanya dapat hidup dan ditemukan di Sulawesi. Maleo sedang mengalami ancaman kepunahan, akibat berbagai ulah manusia. Saat ini ada tiga site di Taman Nasional Bogani Nani wartabone (TNBNW) yang menjadi lokasi riset dan monitoring Maleo. Dua site terletak di Dumoga Kab. Bolaang Mongondow Sulawesi Utara dan satu site terletak di Suwawa Kab. Bone Bolango Gorontalo. Camp ini ada di Suwawa, tepatnya di Hungayono desa Tulabolo. Camp ini dibangun di awal tahun 2003

Blog pada WordPress.com.